SaYAp KaNaN Headline Animator

Join with me in PeopleString

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

paydotcom.com

Senin, 26 Oktober 2009

JANNAH; BUAH KETAQWAAN INSAN

Manusia yang hidup di dunia ini pasti memiliki sebuah harapan bahwa hidup yang mereka jalani bukanlah sesuatu yang sia-sia. Sangat besar harapan kita bahwa dengan apa yang senantiasa kita lakukan di dunia ini akan mengantarkan kita kepada Jannah yang dijanjikan oleh Allah SWT.

Artinya: “dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (QS. Ali Imran : 133)

Allah SWT menyerukan melalui ayat-Nya ini agar kita tidak lagi menunda-nunda waktu kita dalam mendapatkan ampunan-Nya dan Jannah yang dijanjikan-Nya. Sehingga ayat ini pun diawali dengan seruan agar kita bersegera, seolah-olah waktu yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita hanya sedikit. Seolah-olah waktu yang kita miliki di dunia ini hanya tinggal saat ini saja, tak ada lagi hari esok bagi kita, bahkan mungkin tidak ada lagi detik berikutnya.

Begitulah Allah SWT menggambarkan betapa sangat berharganya Jannah yang disediakan-Nya hanya untuk hamba-hamba-Nya yang bertaqwa, yang dengan ketulusan dan keikhlasan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Maka, memang tak ada alasan lagi bagi kita untuk tidak meniatkan apa yang kita lakukan di dunia ini hanya karena Allah SWT. Kita beribadah, beramal shalih, bekerja, membantu orang lain, berderma, makan, minum, mandi, dan bahkan tidur pun harus kita jadikan sebagai sarana beribadah kepada Allah SWT. Karena hanya dengan begitulah aktifitas kita menjadi bernilai di mata Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan di dalam sebuah hadits bahwa segala urusan yang tidak dimulai dengan Bismillahirrahmanirahim maka ia ditolak oleh Allah SWT.

“Segala urusan apabila tidak dimulai dengan Bismillahirrahmanirrahim, maka terputuslah ia”

Betapa besar kesyukuran yang harus kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kepada kita sarana terbaik untuk mencapai Jannah-Nya. Ialah dengan menjadikan segala aktifitas yang kita lakukan sebagai ibadah. Karena ibadahlah yang akan membawa kita kepada ketaqwaan. Dan, ketaqwaanlah yang membuat kita merasakan nikmatnya Jannah.

Artinya: “Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah : 21)

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, "(QS. Ath Thur : 17)


Betapa nikmatnya Jannah ini banyak dijelaskan Allah di dalam Al Quran Al Karim. Dan Allah SWT menjanjikan kepada hamba-hamba-Nya bahwa kampung akhirat bagi orang-orang yang bertaqwa jauh lebih baik daripada kehidupan dunia.

Artinya: “dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. dan Sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan Itulah Sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa.” (QS. An Nahl : 30)

Di dunia ini saja kita mendambakan kehidupan yang lebih baik di masa depan kita. Kononlah lagi harapan yang kita tujukan pada kehidupan yang kekal kelak di akhirat. Pastilah tidak ada seorang pun di muka bumi ini yang berharap mendapatkan tempat yang buruk. Semuanya tentu mengharapkan agar mendapat tempat terbaik sebagai tempat kembalinya yang abadi. Itulah cita-cita yang diajarkan Allah SWT kepada umat Islam yang harus senantiasa diperjuangkan dengan sepenuh hati dan kemampuan yang dimiliki.

Tidak ada komentar: